OTOMOTIF

Racikan Roller Address 110 Agar Tarikan Awal Tidak Lemot

Avatar photo
×

Racikan Roller Address 110 Agar Tarikan Awal Tidak Lemot

Share this article
Photo by astraotoshop.com - Racikan Roller Address 110 Agar Tarikan Awal Tidak Lemot

MotoNup.net – Racikan Roller yang paling efektif untuk mengatasi tarikan awal Suzuki Address 110 yang lemot adalah dengan menurunkan bobot roller standar ke angka 10 gram atau 11 gram untuk mendapatkan akselerasi yang lebih responsif tanpa mengorbankan putaran atas secara drastis.

Suzuki Address 110 dikenal sebagai skutik yang irit bahan bakar dan memiliki bagasi luas, namun banyak pemilik mengeluhkan tarikan awalnya yang terasa berat atau “ngempos”. Karakter mesin Address yang mengutamakan efisiensi membuat setelan pabrikan cenderung menggunakan bobot roller yang cukup berat. Hal ini membuat putaran mesin bawah terasa kurang bertenaga saat harus berakselerasi di kemacetan atau saat membonceng penumpang.

Penyebab Tarikan Awal Lemot pada Suzuki Address

Penyebab utama dari gejala lemot ini adalah rasio bobot roller yang terlalu berat dibandingkan dengan tenaga mesin pada putaran bawah. Roller standar Address 110 biasanya berada di kisaran 13-14 gram. Bobot ini memang ideal untuk menjaga putaran mesin tetap rendah pada kecepatan konstan agar konsumsi bensin irit, namun dampaknya adalah respons gas menjadi lambat saat motor mulai berjalan dari posisi diam.

Selain bobot roller, kondisi rumah roller yang sudah aus atau kotoran debu yang menumpuk di dalam CVT juga bisa memperparah gejala ini. Gesekan yang tidak lancar antara roller dengan dinding rumah roller akan menghambat proses perubahan rasio transmisi otomatis, sehingga tenaga mesin tidak tersalurkan secara optimal ke roda belakang.

Tabel Perbandingan Efek Perubahan Bobot Roller

Bobot Roller Karakter Tarikan Awal Top Speed Konsumsi BBM
Standar (13-14g) Standar/Halus Sangat Maksimal Sangat Irit
Ringan (11-12g) Responsif/Agresif Cukup Baik Relatif Stabil
Sangat Ringan (<10g) Sangat Galak Menurun Drastis Cenderung Boros

Langkah Praktis Mengganti Roller untuk Performa

Proses penggantian roller sebenarnya cukup sederhana jika Anda memiliki peralatan dasar seperti kunci sok dan kunci penahan CVT. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk melakukan upgrade roller agar tarikan awal lebih enteng:

  1. Buka bak CVT dengan melepas semua baut pengikat menggunakan kunci T8 atau kunci sok 8mm.
  2. Lepaskan mur pengunci pulley depan (variator) menggunakan kunci sok 17mm atau 19mm dengan bantuan kunci penahan agar kruk as tidak ikut berputar.
  3. Tarik keluar rumah roller, lalu buka penutupnya dan keluarkan roller lama yang ada di dalamnya.
  4. Bersihkan seluruh bagian dalam rumah roller dari debu dan sisa gemuk (grease) menggunakan cairan pembersih khusus atau bensin, lalu lap hingga kering.
  5. Pasang roller baru dengan bobot yang lebih ringan (disarankan 11g atau 12g) dan pastikan posisi pemasangan sesuai dengan arah putaran mesin.
  6. Pasang kembali penutup rumah roller, pasang ke poros kruk as, kencangkan mur pengunci dengan torsi yang pas, dan tutup kembali bak CVT dengan rapat.

Tips Tambahan untuk Optimasi CVT

Selain mengganti roller, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar racikan CVT Anda bekerja maksimal. Salah satu kesalahan umum adalah memberikan terlalu banyak gemuk (grease) pada roller. Roller justru membutuhkan kondisi yang kering atau hanya sedikit sekali pelumas khusus CVT agar tidak mudah tertempel debu yang nantinya akan membuat roller menjadi peyang atau tidak rata.

Penggunaan per CVT yang terlalu keras juga sering menjadi pilihan pemilik motor yang ingin tarikan awal lebih galak. Namun, perlu diingat bahwa mengganti per CVT dengan yang lebih keras (misal 1000 RPM atau 1500 RPM) harus dilakukan dengan bijak. Jika per terlalu keras, mesin akan meraung di putaran tinggi namun kecepatan motor tidak bertambah, yang justru membuat konsumsi bensin menjadi sangat boros dan mesin lebih cepat panas.

Risiko dan Pertimbangan

Mengubah bobot roller memang memiliki konsekuensi. Dengan menggunakan roller yang lebih ringan, mesin akan bekerja pada RPM yang lebih tinggi untuk mencapai kecepatan yang sama dengan saat menggunakan roller standar. Hal ini akan membuat suara mesin terdengar lebih kasar dan konsumsi bahan bakar bisa sedikit meningkat jika Anda terbiasa menarik gas secara penuh.

Racikan Roller Address 110 Agar Tarikan Awal Tidak Lemot

📷 Photo by suzuki.co.id

Jika Anda sering menggunakan motor untuk perjalanan jarak jauh atau touring, sangat disarankan untuk tidak menggunakan roller yang terlalu ringan. Roller di kisaran 12 gram adalah titik tengah yang paling ideal bagi pengguna harian Suzuki Address yang menginginkan tarikan enteng namun tetap nyaman untuk perjalanan luar kota.

FAQ Seputar Modifikasi Roller

Q: Apakah mengganti roller dengan yang lebih ringan akan merusak mesin?

A: Tidak, selama bobot yang dipilih tidak ekstrem dan pemasangannya benar, hal ini tidak akan merusak mesin. Namun, mesin akan bekerja pada RPM lebih tinggi, sehingga pastikan kondisi oli mesin selalu terjaga.

Q: Bolehkah mencampur dua bobot roller yang berbeda (silang)?

A: Teknik ini sering dilakukan untuk mencari titik tengah, misalnya mencampur roller 10g dan 12g. Namun, ini tidak disarankan untuk jangka panjang karena dapat menyebabkan keausan yang tidak merata pada rumah roller akibat beban yang tidak seimbang.

Q: Kapan waktu yang tepat untuk mengganti roller Suzuki Address?

A: Roller sebaiknya diperiksa setiap 8.000 hingga 10.000 kilometer. Jika permukaan roller sudah terlihat rata atau tidak bulat sempurna (peyang), segera lakukan penggantian agar tidak merusak dinding rumah roller.

Kesimpulannya, untuk mendapatkan tarikan awal yang lebih responsif pada Suzuki Address 110, kunci utamanya adalah melakukan eksperimen pada bobot roller. Mulailah dengan langkah konservatif, yaitu menurunkan bobot 1-2 gram dari standar pabrik. Dengan perawatan berkala dan pemilihan komponen yang tepat, karakter mesin Address yang tadinya lemot bisa berubah menjadi lebih lincah dan menyenangkan untuk penggunaan sehari-hari di jalanan perkotaan yang padat.

📷 Photo by astraotoshop.com