MotoNup.net – Pasar otomotif Jawa Timur kini kedatangan pemain baru yang cukup signifikan dalam segmen kendaraan ramah lingkungan. PT JETOUR Sales Indonesia secara resmi memperkenalkan JETOUR T2 i-DM, sebuah Adventure PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) SUV, dalam gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026 yang dihelat di Grand City Convex pada 26 hingga 30 Agustus 2026.
Langkah strategis ini menandai komitmen JETOUR untuk memperluas jangkauan pasarnya setelah mendapatkan respons positif di Jakarta. Dengan mematok harga resmi sebesar Rp 698.000.000 (OTR Surabaya), produsen ini berupaya menjawab kebutuhan konsumen di Surabaya akan kendaraan yang mampu memadukan ketangguhan gaya hidup petualang dengan efisiensi teknologi elektrifikasi modern.
Regional Sales Manager PT JETOUR Sales Indonesia, Denny Anggono, menjelaskan bahwa kehadiran model ini merupakan jawaban atas dinamika kebutuhan mobilitas saat ini. Menurutnya, fleksibilitas adalah kunci utama bagi konsumen modern dalam memilih kendaraan elektrifikasi. Teknologi i-DM yang diusung oleh JETOUR T2 dirancang agar pengemudi tidak perlu mengorbankan performa saat beralih ke mode ramah lingkungan.
Antusiasme pasar terhadap lini produk ini sebenarnya sudah terlihat sejak pameran di Jakarta. Selama periode pameran tersebut, JETOUR berhasil mencatatkan 1.038 pemesanan. Menariknya, model T2 i-DM bersama saudaranya, T1 i-DM, mendominasi angka tersebut dengan kontribusi mencapai 72 persen. Hal ini mencerminkan adanya pergeseran preferensi konsumen yang mulai melirik SUV dengan kapabilitas hibrida untuk menunjang aktivitas keseharian maupun perjalanan jarak jauh.
Keunggulan utama yang ditawarkan oleh JETOUR T2 i-DM terletak pada perpaduan mekanis yang kompleks namun efisien. Kendaraan ini dibekali dengan mesin Dedicated Hybrid Engine ACTECO Generasi Kelima 1.5 TGDI yang disandingkan dengan baterai CATL LFP berkapasitas 18,4 kWh. Integrasi sistem 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission dengan Dual Electric Motor memungkinkan mobil ini menempuh jarak hingga lebih dari 1.200 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar penuh.

JETOUR T2 i-DM sebagai Adventure PHEV SUV Resmi Meluncur di GIIAS Surabaya 2026(1)
Dari sisi konstruksi, JETOUR T2 i-DM tidak hanya mengandalkan estetika, tetapi juga ketahanan struktural. Penggunaan Hardtop Cage Body Monocoque dengan 80 persen material high-strength steel memberikan tingkat kekakuan torsi hingga 32.000 Nm/degree. Angka ini memastikan stabilitas kendaraan saat melintasi medan yang menantang, ditambah dengan kemampuan menahan beban statis hingga 300 kilogram.
Secara visual, desain boxy yang diusung memberikan kesan tangguh yang kental, didukung oleh fitur fungsional seperti Tie-Down Point untuk mengikat perlengkapan petualangan. Selain itu, aspek praktis kendaraan ini ditingkatkan melalui fitur V2L (Vehicle to Load) berdaya 3,3 kW. Fitur ini mengubah mobil menjadi sumber daya listrik portabel yang sangat berguna saat pengguna melakukan aktivitas luar ruang seperti berkemah.
Fleksibilitas penggunaan harian juga diperhatikan melalui berbagai metode pengisian daya yang tersedia, mulai dari DC Fast Charging hingga penggunaan Portable AC Charger. Untuk pilihan estetika, JETOUR menyediakan lima varian warna: Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, Highway Gray, dan Electroplated Green. Perlu dicatat bahwa untuk dua warna premium, yakni Electroplated Green dan Highway Gray, konsumen dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 10.000.000.
Sebagai bentuk apresiasi bagi pengunjung GIIAS Surabaya 2026, JETOUR memberikan penawaran khusus selama pameran. Setiap pembeli kendaraan JETOUR berhak mendapatkan voucher Black Owl senilai 3 juta rupiah. Selain itu, terdapat program Lucky Dip dengan hadiah voucher belanja hingga 5 juta rupiah bagi konsumen yang meminang JETOUR T2, JETOUR DASHING Inspira, maupun JETOUR X70 Plus Inspira.
Baca juga: Evolusi BMW iX3 Neue Klasse: Catatan Perjalanan Baru di Jawa Timur
Dengan spesifikasi dan penawaran tersebut, JETOUR T2 i-DM diposisikan untuk mengisi celah di antara kebutuhan akan SUV yang tangguh di medan berat dan kebutuhan akan efisiensi energi di tengah kenaikan standar emisi global. Keberhasilan JETOUR dalam mengkombinasikan kedua elemen ini akan menjadi penentu seberapa jauh mereka dapat bersaing di pasar SUV tanah air yang kian kompetitif.






